Smansatase Online
None
Smansatase Family Login
Ayo Belajar
Semangat
Rel_Shortlink
Short URL for this article:
Home

 

SUASANA SEDERHANA HUT SMANSATASE KE-35 TAHUN 2014

NAMUN BERLANGSUNG MERIAH

Peringatan HUT SMA Negeri 1 Tanjung Selor ke-35 tahun 2014 dalam suasana yang sederhana. Pada tanggal 28 – 30 Maret 2014 acara peringatan didahului dengan lomba-lomba, yaitu: SMANSATASE IDOL 2014, SMANSATASE ACCOUSTIC 2014, SPEECH CONTEST ENGLISH, TARI GERAK SAMA, MADING yang diikuti oleh seluruh warga SMA Negeri 1 Tanjung Selor dan acara penarikan Door Prize.

Pada tanggal 1 April 2014 sebagai acara puncak adalah upacara peringatan HUT SMA Negeri 1 Tanjung Selor  dan acara Hiburan. Semua warga sekolah dan para undangan mengikuti secara khidmat acara demi acara yang disajikan oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Tanjung Selor. Upacara peringatan HUT SMA Negeri 1 Tanjung Selor ke-35 tahun 2014 dihadiri oleh seluruh Dewan Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMA Negeri 1 Tanjung. Setelah upacara, dilanjutkan dengan acara pemotongan tumpeng oleh Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Selor dan didampingi oleh para Wakil Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Selor, para wali kelas. Puncak acara ditandai dengan pelepasan ribuan balon ke udara oleh Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Selor didampingi oleh para Wakil Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Selor, dan diikuti oleh seluruh siswa. Kemudian secara berurutan tampil Marching Band Gilar Swara Angkasa (MB. GSA) SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Tari Gerak Sama (kolaborasi Dayak Dance dan Japin Dance) oleh para Juara dari kelas XII IPA-1, kelas XII IPA-2, dan kelas XI IPS-1.Penampilan berikutnya dari para Juara SMANSATASE IDOL 2014 dan Juara SMANSATASE ACCOUSTIC 2014. Acara berlangsung meriah, meskipun dikemas secara sederhana. Dalam peringatan HUT SMA Negeri 1 Tanjung Selor ke-35 tahun 2014 juga mengadakan kegiatan Bazar Kelas, Donor Darah bekerja sama dengan PMI Kab.Bulungan dan lomba-lomba. Berikut juara-juara lomba dalam peringatan HUT SMA Negeri 1 Tanjung Selor ke-35 tahun 2014:

1. SMASATASE IDOL 2014

Juara I : Meli Triana ( kelas XI-IPA1 )

Juara II : Purnama Wardhani Ningsih ( kelas XII IPS-4 )

Juara III : Kamelia ( kelas XII IPA-2 )

2. SMANSATASE ACCOUSTIC 2014

Juara I : Kiky And Friend’s

Juara II : Block Party

Juara III : DiffCoustic

3. Tari Gerak Sama

Juara I : Kelas XII IPA-1

Juara II : Kelas XI IPS-1

Juara III : Kelas XII IPA-2

4. Speech Contest English

Juara I : Ika Aprianti Arum Putri ( kelas XII IPA-2 )

Juara II : M. Ridho Prayogi ( kelas XII IPA-2 )

Juara III : Metawati ( kelas X IPS-1 )

5. Mading

Juara I : Kelas X IPA-3

Juara II : Kelas XI IPA-3

Juara III : Kelas XII IPS-3

Foto-foto kegiatan:

 

 

 

 

Pihak sekolah mengucapkan terima kasih atas peran serta semua pihak yang telah mensukseskan acara peringatan HUT SMA Negeri 1 Tanjung Selor ke-35 Tahun 2014. (ekoborneo)

 

Last Updated (Thursday, 17 April 2014 04:48)

 

MENUJU SEKOLAH BERSIH, RAPI, DAN SEHAT

TANJUNG SELOR. Untuk menjaga agar lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat di SMA Negeri 1 Tanjung Selor, khususnya dalam penanganan sampah, beberapa kiat pemanfaatan sampah/limbah yang masih mempunyai nilai ekonomis yang dilakukan oleh peserta didik di SMA Negeri 1 Tanjung Selor, dengan bimbingan guru/pendidik yang mengampu pelajaran MULOK/PLH :

I.PUPUK ORGANIK

Sampah yang dianggap barang yang tak berguna ternyata mampu diubah menjadi barang yang memiliki manfaat yang memiliki nilai ekonomis.salah satu diantaranya adalah pemanfaatan sampah organic yang berupa dedaunan maupun sampah sisa rumah tangga.

Proses pembuatan kompos ini terbilang sangatlah sederhana dan hanya butuh waktu yang singkat serta bahan – bahanyang diperlukan juga gampang diperolehnya. Adapun bahan – bahan yang digunakan untuk pembuatan kompos diantaranya :

1.Sampah daun / sayuran

2.Dedak

3.Decomposer / bakteri pengurai

Alat – alat yang diperlukan diantaranya :

1.Wadah/ tempat pengolahan

2.Thermometer

3.Mesin / alat Pencacah

4.Terpal penutup

 


Cara pembutanya :

1.Kumpulkan sampah yang akan digunakan untuk di cacah (semakin halus cacahan maka akan semakin cepat preoses pengomposanya)

2.Campur cacahan dengan dedak

3.Tuangkan Dekomposer/ Bakteri ke dalam campuran

4.Tempatkan campuran tersebut kedalam tempat yang tidak menggenang (kalo berupa tong/ ember di beri tempat untuk meniriskan)

5.Tutup dengan terpal sehingga terjaga kelembapanya

6.Letakkan thermometer sebagai pengukur suhu.

7.Setelah 1minggu aduk / balik campuran kompos agar prosesnya lebih cepat dan merata.

8.Proses selesai dalam waktu 3 minggu – 1 bulan.

Kompos dapatdi kemas untuk di jual atau langsung dipergunakan sebagai pupuk.

 

 

 

 

 


II.DEKOMPOSER

Decomposer atau yang lebih kita kenal sebagai bakteri pengurai dalam proses pengomposan dapat kita kembang biakan sendiri. Karena biasanya kita bergantung pada produk pasaran yang sudah jadi yaitu Em4.

Dekomposer sendiri dapat kita peroleh dengan berbagai cara:

1.Membeli decomposer jadi di took pertanian (cara termudah)

2.Membuat sendiri dari sisa air hasil pembuan tape,kotoran hewan atau ambil bakteri yang berada dalam lambung hewan.

3.Tanah dan organisme di dalamnya (proses ini paling sederhana hanya dengan mengubur sampah daun kedalam tanah dan menutupnya agar di urai oleh organisme tanah).

Di bawah ini adalah gambar decomposer yang sedang dibiakan.untuk membiakanya kita dapat memanfaatkan bahan-bahan berikut:

1.Air cucian beras

2.Air kelapa

3.Susu (jika biasanaya di jawa terdapat peternakan sapi perah dan terdapat sisa susu yang tak terpakai bisa dimanfaatkan,bisa juga menggunakan susu kaleng/bubuk.)

4.Gula

5.Buah buahan yang di haluskan/blender

6.Trasi atau sisa udang (kepala/kulit)dihaluskan

7.Bakteri

Pembuatanya sangat mudah tigal mencampurkan bahan-bahan di atas dan menaruhnya di tempat tertutup (botol/gallon/drum). Jika terjadi fermentasi oleh baktri (menghasilkan gas dan bau)artinya bakteri berkembang biak.

III.DAUR ULANG

1.KOMPOR SPIRTUS DARI MINUMAN KALENG

Kompor ini dapat kita gunakan apabila kita sedang berada di alam,cocok sekali bila digunakan pada saat berkemah atau sedang melakukan perjalanan di hutan.

Pembuatanya sangat mudah kita memerlukan dua buah kaleng bekas minuman untuk membuat 1 buah kompor. Cara pembuatanya sebagai berikut :

1.Potong kaleng dan ambil bagian bawahnya dengan tinggi 2,5 cm.

2.1 kaleng bagian pantatnya dibuka dan diberi lubang sebesar ujung jarum sebanyak 16 lubang dengan jarak yang merata sebagai bagian atas kompor.1 nya lagi dibiarkan utuh sebagai bagian bawah kompor.

3.Potong sisa pinggiran kaleng dan buat potongan persegi dengan tinggi 4 cm dan panjang 17 cm, sebagai bagian tengah kompor.potong pinggir sedalam 2cm di masing2 sisi tapi berbeda arah,hal ini bertujuan agar kedua sisi dapat disatukan dan terbentuk lingkaran.

4.Buat lubang kecil pada badian tengah kompor dengan memotong bagian bawahnya dan melipatnya kedalam.

5.Satukan semua bagian dan kemudian cek apakah ada bocor,jika bocor tidak dapat digunakan.

2.VAS BUNGA DARI KORAN

Gambar diatas menunjukan bagaimana pengolahan sampah berupa Koran bekas dimanfaatkan sebagai vas bunga, hal-hal yang dibutuhkan untuk pembuatan vas diantaranya Koran bekas dan juga lem.

Cara pembuatan vas sebagai berikut :

1.Potong kertas dengan bentuk memanjang dengan ukuran 3 s/d 5 cm

2.Lipat potongan kertas agar ukuran kertas lebih tebal

3.Gulung kertas secara terus menerus secara horizontal sebagai dasar vas

4.Setelah terbentuk dasar putar kertas ke arah vertical sampai terbentuk vas

5.Jika vas sudah terbentuk langkah terakhir adalah dengan mengecat menggunakan plitur/cat minyak.

3.BUNGA DARI PIRING TELUR

Gambar di bawah ini adalah kegiatan anak dalam mengolah piring telur menjadi bunga hias. Barang – barang yang di perlukan diantaranya :

1.Piring telur

2.Gunting

3.Cat minyak

4.Lidi / kawat

5.Kertas jagung warna hijau

6.Kuas

Proses pembuatan bunga ini sebagai berikut:

1.Potong piring telur sesuai dengan model bunga

2.Setelah terbentuk model bunga dan daun cat dasar dengan warna putih.

3.Setelah cat dasar kering kemudian cat warna sesuai dengan warna kesukaan kalian

4.Bungkus kawat / lidi dengan kertas jagung

5.Satukan semua bahan – bahan batang , daun dan bunga menjadi rangkaina dalam vas.

 

 


Last Updated (Sunday, 30 March 2014 11:28)